Hantu punya kebiasaan yang gak jauh beda dengan manusia. Punya aktivitas seperti biasa. Bedanya, hantu gak keliatan. Istilahnya, kehidupan yang kasat mata.
Nah, pagi buta saat Shinta masih asyik tidur di kamarnya, tiba-tiba ada suara berisik dari luar, suara orang-orang yang sibuk. Pokoknya mengganggu banget deh!
”Isna! Ada apa sih? Berisik amat?” tanya Shinta sambil mengucek-ucek kedua matanyayang nampak merah karena masih sangat ngantuk.
”Itu, Non, ada hantu baru di kompleks kita”
”Hantu baru?”
”Iya”
”Cowok apa cewek, Is?”
”Apesnya dia cewek, Non. Konon katanya, hantu baru itu bernama Yulia, Non”
”Yaudah. Tidur lagi aah!” kata Shinta seraya berbaring kembali dan menaikkan selimutnya.
”Eit! Jangan keburu tidur dulu, Non! Yang ini seru! Hantunya sok borju, Non! Perlu kita kerjain, tuh !”
”Eh, maksud kamu?” tanya Shinta sambil memunculkan kepalanya dari gua selimut.
”Ya gaya dandanannya ngelebihin Pussycat Dolls! Sok cakep banget! Nyebelin sangat deh!”
Kali ini Shinta bener-bener bangkit dari tidurnya.
Swear, dari dulu Shinta paling sebel kalau lihat ada hantu yang kecentilan, sok, sombong ..
”Kita ke sana yuk!” ajak Shinta semangat
”Lho, kok jadi Enon yang semangat? Mandi dulu atuh, Non!” kata Isna
”Udah penasaran abis pengen liat gaya dia”
Shinta langsung terbang melesat menembus tembok. Isna ngikutin dari belakang.
Beberapa saat kemudian Shinta dan Isna sampai di depan sebuah rumah mewah.
”Spadaaa! Eni badi hooom?” teriak Shinta dari luar
Nggak lama kemudian sesosok hantu cewek muncul di hadapannya. Shinta menatap hantu itu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kakinya sih melayang. Namanya juga hantu.
Wajahnya memang sangat cantik, tapi terkesan tidak bersahabat
”Mau cari siapa?” tanyanya dengan logat gak jelas. Bule, nggak. Jawa, kagak. Mandarin, apalagi.
”Kamu hantu bernama Yulia?” tanya Shinta
“Kalau iya kenapa,kalau enggak kenapa?” Ia balik bertanya. Jelas Shinta heran, sombong banget. Di tanya baik-baik jawabnya gak enak.
”Idih,hantu baru sombong!”
”Saya nggak sombong. Hanya maaf ya, dalam berteman aku suka pilih-pilih. Aku tidak mau terlibat dalam pergaulan bebas.” Katanya sok.
”Pergaulan bebas?” Shinta tersenyum simpul.
”Benar-benar patut di kerjain nich!” Batinnya.
”Yulia kamu jadi hantu kenapa?”
”Kisah hidup saya yang tahu hanya saya. Udah ah, saya sibuk! Saya mau crembath!” Dengan gaya yang centil, Yulia masuk ke rumahnya.
”Yuk Is, pulang!”dengan sebel Shinta. Tapi belum beberapa menit ia melangkah………………………………………
“Tunggu!!!” Seuah suara memanggil Shinta dari belakang. Shinta menoleh. Ooo... Shinta tersentak kaget apa yang di lihatnya.
Sosok hantu cowok yang kerennya luar biasa. Isna dan Shinta bengong aja.
”Kenalkan nama saya Ivan. Saya mau minta maaf sama kalian.”
”Minta maaf? Kenapa? Oh ya, nama saya Shinta.”
”Saya mau minta maaf atas sikap teman saya Yulia!”
”Oh, jadi Yulia itu teman kamu ya?”
Hantu cowok berwajah kiyut itu mengangguk hepi.
”Iya, dia memang aneh.”
”Aneh bagaimana?” Shinta kemudian tertarik.
”Yuk, ngobrol di rumah kamu aja. Rumah kamu di sebelah bukan?” kata Ivan. Shinta dan Isna mengangguk-angguk.
Nggak lama kemudian mereka sedang asyik ngobrol di depan rumah Shinta.
”Jadi gini Shinta, si Yulia itu gayanya sok borju. Dia susah berkomunikasi dengan hantu yang lainnya. Seminggu sekali dia selalu pindah tempat. Dia gak bisa bergabung dengan hantu lainnya.”
”Beda dong dengan kita. Kita kan hantu gaul.”
”Ya itulah! Dia selalu merasa paling segalanya dan ngak mau berkomunikasi dengan hantu lain.”
”Wah, kasian juga...”
”Kalian bisa membantu?”
”Membantu apaan?”
”Menyadarkan bahwa dia tidak boleh seperti itu!”
”Gimana caranya?”
Ivan membenarnya tempat duduknya.
”Selama ini Yulia selalu mengandalkan aku dalam segala hal. Dia selalu posesif sama aku. Aku harus teru bersama-sama dia. Nggak boleh kemana-mana apalagi pacaran!”
”Kenapa kamu nggak pacaran? Pasti banyak hantu cewek yang suka situ. Situ kan cakep!”
”Masak sih!” Kata Ivan.
”Tapi gak ada yang mau sama aku. Sebab saat ada yang mau ngedeketin aku, Yulia akan ngamuk. Hantu cewek itu pasti di teror abis-abisan.”
”Nah maksud kamu?”
”Saya minta tolong sama kamu,Shinta. Bagaimana kalau kita bermain sandiwara?”
”Sandiwara? Kenapa nggak main sinetron, drama, atau layar lebar sekalian?”
”Maksudku bukan sadiwara yang itu! Tapi sandiwara pura-pura.”
”Maksud kamu?”
”Kamu pura-pura jadi pacarku, Shinta! Kamu bisakan ngadepin si Yulia?”
”Apaaa???” Shinta terlonjak kaget.
”Iya, kita pura-pura pacaran, selalu sibuk berdua. Biar Yulia kesepian dan berusaha cari teman. Nah, saat dia butuh teman, Isna harus bisa masuk.” usul Ivan.
”Yah, apes deh gue, Van!”
“Nggak apa-apa, Is. Namanya juga sandiwara……………”
”Mengapa nggak kita balik aja? Aku yang pura-pura pacaran sama Ivan?”
”Nggak usah, deh. Setuju aja ya, Is?”
”Oke deh”
”Nah, kapan kita mulai?”
”IVANNNNNNN,,,,,,” tiba-tiba terdengar suara cempreng Yulia dari rumahnya memanggil Ivan.
”Nah, tuh! Posesifnya kumat! Kita mendekat, yuk!”
Ivan menggandeng tangan Shinta, menuju ke rumah Yulia.
”Ivan, ngapain kamu gandenggandeng tangannya si Shinta?” Mata Yulia melotot berat melihat Ivan muncul.
”Emang kenapa?”
”Nggak boleh?”
”Kok, nggak boleh?”
”Iya, nggak boleh!”
”Nah, kumatkan posesif kamu. Aku memang teman kamu, tapi aku sudah capek berhubungan sama kamu. Kamu selalu mengekang aku! Aku nggak boleh kemana-mana. Nggak boleh bergaul sama siapa-siapa. Sekarang aku udah punya seseorang yaitu, Shinta!”
”Apa?”
”Kami baru jadian.” Kata Shinta berlagak sok mesra sama Ivan.
”Apaaa...”
”JADIAN?!” Yulia seperti kambing kebakaran jenggotnya.
”Iya, jadian.”
”Kapan jadiannya?!”
”Barusan...”
”Kalian baru saja kenal!!!”
”Iya tapi kami saling cinta.”
”Nggak mungkin!”
”Segalanya mungkin ,Yulia. Sadarlah kamu. Nggak bisa seperti ini terus. Kamu harus punya sahabat. Kamu nggak bisa berdiam diri, mengurung diri. Kamu harus bergaul menjadi hantu gaul.”
”Siang ini, kamu janji sama aku mau main playstation dengan aku!” teriak Yulia histeris
”Maaf aku ada janji sama Shinta. Kami mau jalan-jalan.”
Shinta mengangguk. Padahal bingung emang mau jalan-jalan ke mane?
”TIDAAAAAAAKKKKKKKKKKK,,,,,,, kamu nggak boleh pergi!!!” teriak Yulia yang kumat posesifnya untuk kesekian kalinya.
”Cobalah bergaul. Ajak Isna jalan-jalan. Iya kan Isna?” ucap Ivan sambil mengedipkan matanya ke arah Isna.
Isna dengan garing mengangguk-angguk.
”Iya, kita jalan-jalan....”
”Emang kamu mau ngajak aku jalan-jalan kemana, Isna? Aku bukan hantu sembarangan! Aku hanya mau mendatangi tempat-tempat berkelas!” teriak Yulia.
”Maksud kamu tempat kursus, sekolah, kampus. Tempat yang ada kelasnya gitu?” tanya Isna lagi dengan wajah polosnya.
”Aduh, kamu bolot banget! Tempat yang berkelas tu tempat yang high class!!!”
”Oh, gitu...”
”Iya!”
”Aku punya usul gimana kalau kalian pergi ke planet hollywood cafe?”
”Apaan tuh?”
”Nah... penasarankan? Kami punya kafe tempat ngumpul hantu-hantu kelas atas, namanya planet hollywood cafe. Cobain deh ke sana ama Isna...”
”Kayaknya menarik juga...”
”Nah, coba kamu jalan-jalan ama Isna. Aku sama Shinta mau jalan-jalan juga tapi nggak kesitu!”
”Kemana kalian?” Yulia kumat again posesifnya.
”Ada aja!” kata Ivan dan Shinta kompak.
Isna kembali tersenyum garing. Ngebayangin Shinta asyik-asyikan sam Ivan. Sementara ia berdua dengan si hantu aneh bernama Yulia.
The-end
Zee-M Webstudios
<$BlogMetaData$>
From: <$BlogOwnerLocation$>
About me: <$BlogOwnerAboutMe$>
More..
<$BlogDateHeaderDate$>
!doctype>
about
Name: <$BlogOwnerFullName$>From: <$BlogOwnerLocation$>
About me: <$BlogOwnerAboutMe$>
Archives
- <$BlogArchiveName$>
Previous entries
- <$BlogPreviousItemTitle$>
<$BlogItemTitle$>
<$BlogItemBody$>
posted by <$BlogItemAuthorNickname$> at <$BlogItemDateTime$><$BlogItemControl$> | Permalink |
<$BlogItemCommentCount$> comments
<$BlogItemCommentCount$> Comments:
At <$BlogCommentDateTime$>, <$BlogCommentAuthor$>
<$BlogCommentBody$>
<$BlogCommentDeleteIcon$>
<$BlogItemCreate$> ~ back home
jangan pernah tinggalkan sahabatmu dalam kesusahan!!!!!!!!!!
Senin, 09 Agustus 2010
Kamis, 04 Maret 2010
BAB 5
KEMAGNETAN
1. Apa yang di maksud dengan magnet ?
Jawab : Magnet adalah benda yang dapat menarik benda-benda tertentu.
2. Apakah yang dimaksud dengan benda magnetic dan non magnetic ? Berikan contohnya !
Jawab : Benda mgnetik adalah benda yang dapat ditarik oleh magnet. contohnya ; besi , baja, nikel , cobalt dll.
Benda non magnetic adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, contoh ; plastic,, kayu, emas, bismuth dll.
3. Macam magnet menurut bentuknya adalah :
Magnet U, magnet jarum, Magnet silinder, magnet batang, nagnetladam ( tapal kuda ) dll.
4. Macam magnet menurut asalnya yaitu :
1. Magnet alam adalah magnet yang terjadi secara alami, contohnya magnet bumi
2. Magnet buatan adalah magnet yang dibuat oleh manusia, contohnya. Magnet U, magnet batang, nagnet jarum , dll.
5. Macam magnet menurut sifatnya adalah :
1. Magnet permanen ( tetap ) , yaitu magnet yang sifat kemagnetannya tahan lama / tidak mudah hilang. Contoh : magnet batang, magnet U dll.
2. Magnet remanen ( tidak tetap ), yaitu mnagnet yang sifat kemgnetannya bersifat sementara, contoh : magnet induksi, electromagnet dll.
6. Apakah yang dimaksud dengan kutub magnet ?
Kutub magnet adalah bagian dari magnet yang mempunyai gaya tarik paling kuat.
7. Apakah sifat-sifat kutub magnet ?
Kutub senama didekatkan akan tolak – menolak , sedangkan kutub tak senama didekatkan akan tarik menarik
8. Apakah yang dimaksud dengan garis-garis gaya magnet ?
Adalah garis – garis khayal yang melengkung dari kutub U ke kutub S yang menunujukkan adanya medan magnet.
9. Sifat-sifat garis-garis gaya magnet adalah.
1. tidak pernah berpotongan
2. keluar dari kutub U ke kutub S.
3. Semakin dekat dengan magnet semakin rapat.
10. Apakah yang dimaksud dengan medan magnet ?
Adalah daerah di sekitar magnet yang masih mempunyai pengaruh gaya tarik magnet. Medan magnet ditandai dengan adanya garis-garis gaya magnet.
11. Gambar garis –garis gaya magnet :
S U U S U S S U
U S U S
12. Teori kemagnetan webber.
1. Setiap benda magnetic terdapat atom-atom magnet yang disebut dengan magnet elementer.
2. Benda mgnetik yang telah menjadi magnet susunan magnet elementernya teratur, sedangkan yang belum jadi magnet magnet elementernya belum teratur.
3. Besi lebih mudah dibuat magnet daripada baja, hal ini disebabkan magnet elementer besi lebih mudah diarahkan daripada magnet elementer baja. Akan tetapi sifat kemagnetan baja lebih kuat daripada besi.
13. Cara-cara menghilangkan sifat kemagnetan , yaitu ;
1. dibakar 2. dipukul-pukul 3. dialiri arus AC ( arus bolak-balik )
14. Ada 3 membuat magnet , yaitu ;
1. Menggosok , yaitu menggosok benda magnetic dengan magnet dengan cara searah. Magnet yang dihasilkan besifat permanent.
2. Induksi, yaitu mendekatkan benda magnetic dengan magnet. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara.
3. Elektromagnet, yaitu melilitkan kawat berarus pada benda magnetic. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara.
15. Sudut deklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh jarum kompas terhadap arah utara selatan yang sebenarnya.
16. Sudut deklinasi tiap-tiap daerah tidak sama dan selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh letak kutub magnet bumi yang tidak berimpit dengan kutub geografis bumi.
17. Daerah yang mempunyai sudut deklinasi sama dinamakan Isogon, sedangkan daerah yang mempunyai sudut deklinasi 0 o disebut agon.
18. Deklinasi positif apabila arah penyimpangan jarum kompas ke kanan ( ke timur ), sedangkan deklinasi negative bila arah penyimpangan jarum kompas ke kiri ( ke barat ).
19. Sudut inklinasi adalah sudut yang di bentuk oleh kemiringan jarum kompas dengan bidang horizontal.
20. Sudut inklinasi masing-masing daerah juga berbeda-beda. Daerah yang mempunyai sudut inklinasi sama disebut Isoklin, sedangkan daerah yang mempunyai sudut inklinasi terkecil 0 o disebut aklin. Garis aklin disebut dengan garis katulistiwa magnet bumi. Sudut inklinasi terbesar adalah 90 o terletak di kutub U magnet bumi dan kutub S magnet bumi.
21. Inklinasi positif bila kutub U jarum kompas berada di atas bidang horizontal, sedangkan inklinasi negative bila kutub U jarum kompas berada di bawah bidang horizontal
22. Cara membuat kompas sederhana bias menggunakan jarum jahit dan silet.
23. Elektromagnet adalah kemagnetan yang ditimbulkan oleh kawat berarus.
24. Orsted mengatakan bahwa disekitar kawat berarus terdapat medan magnet.
25. Besarnya medan magnet ini dipengaruhi oleh besar kuat arus dan jarak suatu titik terhadap kawat berarus.
26. Cara menetukan arah garis-garis gaya magnet atau medan magnetnya dengan kaidah tangan kanan , yaitu ;
1. ibu jari sebagai arah arus listrik.
2. empat jari yang lainnya sebagai arah medan / garis – garis gaya magnet
27. Kawat melingkar berarus , medan magnet terbesar terdapat di tengah-tengah. Cara menentukan juga menggunakan tangan kanan, akan tetapi ibu jari sebagai arah medan magnet, sedangkan empat jari yang lainnya sebagai arah arus listrik.
28. Pada kumparan berarus / solenoida cara menentukan kutub magnet adalah sbb ;
1. empat jari yang lain sebagai arah arus listrik
2. ibu jari sebagai penunjuk kutub U
29. Keuntungan menggunakan elektromagnet :
1. Penyimpanannya tidak memerlukan tempat khusus.
2. Kemagnetannya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan, dengan cara memperbesar arus dan menambah jumlah lilitan.
3. Kutub kutub magnetnya dapat diubah sesuai dengan selera, dengan membalik arah arus listrik.
30. Elektromagnet dapat diperbesar dengan jalan ;
1. memperbesar kuat arus
2. menambah jumlah lilitan
3. menambahkan inti besi ditengahnya.
31. Bagian paling penting dari bel listrik adalah elektromagnet yang dapat menimbulkan magnet dan interuptor yang berfungsi untuk memutus dan menyambung arus secara otomatis.
32. Relay adalah sakelar otomatis untuk memutus dan menyambung arus yang besar dengan menggunakan arus yang kecil .
33. Alat-alat yang menggunakan prinsip kerja elektromagnet adalah ; bel listrik, relay, telepon dan katrol pengangkat besi tua.
34. Gaya Lorentz ditimbulkan oleh adanya kawat berarus yang melintasi suatu medan magnet . Yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz adalah ;
1. besar arus listrik
2. besarnya kuat medan
3. panjang kawat
4. arah arus dan arah medan magnet.
Sehingga dapat dirumuskan dengan ;
FL = B . i . l
FL = Besar gaya Lorentz ( N )
B = Besar Medan Magnet ( Tesla )
i = Kuat arus listrik ( A )
l = panjang kawat ( m )
35. Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan tangan kanan , yaitu ;
1. jari telunjuk sebagai arah arus listrik
2. jari tengah sebagai arah medan magnet
3. Ibu jari sebagai arah gaya Lorentz.
36. Alat – alat yang menggunakan prinsip gaya Lorentz adalah ;
Motor listrik, alat ukur listrik seperti : ampere meter, voltmeter, galvanometer dll.
37. Bagian – bagian motor listrik terdiri dari ;
1. Stator , yaitu bagian yang tidak bergerak. seperti ; magnet dan sikat karbon.
2. Rotor, yaitu bagian yang bergerak, seperti ; kumparan dan komutator.
38. Komutator ( cicin belah ) berperan sebagai pengarah arus listrik agar arah arus tetap.
KEMAGNETAN
1. Apa yang di maksud dengan magnet ?
Jawab : Magnet adalah benda yang dapat menarik benda-benda tertentu.
2. Apakah yang dimaksud dengan benda magnetic dan non magnetic ? Berikan contohnya !
Jawab : Benda mgnetik adalah benda yang dapat ditarik oleh magnet. contohnya ; besi , baja, nikel , cobalt dll.
Benda non magnetic adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, contoh ; plastic,, kayu, emas, bismuth dll.
3. Macam magnet menurut bentuknya adalah :
Magnet U, magnet jarum, Magnet silinder, magnet batang, nagnetladam ( tapal kuda ) dll.
4. Macam magnet menurut asalnya yaitu :
1. Magnet alam adalah magnet yang terjadi secara alami, contohnya magnet bumi
2. Magnet buatan adalah magnet yang dibuat oleh manusia, contohnya. Magnet U, magnet batang, nagnet jarum , dll.
5. Macam magnet menurut sifatnya adalah :
1. Magnet permanen ( tetap ) , yaitu magnet yang sifat kemagnetannya tahan lama / tidak mudah hilang. Contoh : magnet batang, magnet U dll.
2. Magnet remanen ( tidak tetap ), yaitu mnagnet yang sifat kemgnetannya bersifat sementara, contoh : magnet induksi, electromagnet dll.
6. Apakah yang dimaksud dengan kutub magnet ?
Kutub magnet adalah bagian dari magnet yang mempunyai gaya tarik paling kuat.
7. Apakah sifat-sifat kutub magnet ?
Kutub senama didekatkan akan tolak – menolak , sedangkan kutub tak senama didekatkan akan tarik menarik
8. Apakah yang dimaksud dengan garis-garis gaya magnet ?
Adalah garis – garis khayal yang melengkung dari kutub U ke kutub S yang menunujukkan adanya medan magnet.
9. Sifat-sifat garis-garis gaya magnet adalah.
1. tidak pernah berpotongan
2. keluar dari kutub U ke kutub S.
3. Semakin dekat dengan magnet semakin rapat.
10. Apakah yang dimaksud dengan medan magnet ?
Adalah daerah di sekitar magnet yang masih mempunyai pengaruh gaya tarik magnet. Medan magnet ditandai dengan adanya garis-garis gaya magnet.
11. Gambar garis –garis gaya magnet :
S U U S U S S U
U S U S
12. Teori kemagnetan webber.
1. Setiap benda magnetic terdapat atom-atom magnet yang disebut dengan magnet elementer.
2. Benda mgnetik yang telah menjadi magnet susunan magnet elementernya teratur, sedangkan yang belum jadi magnet magnet elementernya belum teratur.
3. Besi lebih mudah dibuat magnet daripada baja, hal ini disebabkan magnet elementer besi lebih mudah diarahkan daripada magnet elementer baja. Akan tetapi sifat kemagnetan baja lebih kuat daripada besi.
13. Cara-cara menghilangkan sifat kemagnetan , yaitu ;
1. dibakar 2. dipukul-pukul 3. dialiri arus AC ( arus bolak-balik )
14. Ada 3 membuat magnet , yaitu ;
1. Menggosok , yaitu menggosok benda magnetic dengan magnet dengan cara searah. Magnet yang dihasilkan besifat permanent.
2. Induksi, yaitu mendekatkan benda magnetic dengan magnet. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara.
3. Elektromagnet, yaitu melilitkan kawat berarus pada benda magnetic. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara.
15. Sudut deklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh jarum kompas terhadap arah utara selatan yang sebenarnya.
16. Sudut deklinasi tiap-tiap daerah tidak sama dan selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh letak kutub magnet bumi yang tidak berimpit dengan kutub geografis bumi.
17. Daerah yang mempunyai sudut deklinasi sama dinamakan Isogon, sedangkan daerah yang mempunyai sudut deklinasi 0 o disebut agon.
18. Deklinasi positif apabila arah penyimpangan jarum kompas ke kanan ( ke timur ), sedangkan deklinasi negative bila arah penyimpangan jarum kompas ke kiri ( ke barat ).
19. Sudut inklinasi adalah sudut yang di bentuk oleh kemiringan jarum kompas dengan bidang horizontal.
20. Sudut inklinasi masing-masing daerah juga berbeda-beda. Daerah yang mempunyai sudut inklinasi sama disebut Isoklin, sedangkan daerah yang mempunyai sudut inklinasi terkecil 0 o disebut aklin. Garis aklin disebut dengan garis katulistiwa magnet bumi. Sudut inklinasi terbesar adalah 90 o terletak di kutub U magnet bumi dan kutub S magnet bumi.
21. Inklinasi positif bila kutub U jarum kompas berada di atas bidang horizontal, sedangkan inklinasi negative bila kutub U jarum kompas berada di bawah bidang horizontal
22. Cara membuat kompas sederhana bias menggunakan jarum jahit dan silet.
23. Elektromagnet adalah kemagnetan yang ditimbulkan oleh kawat berarus.
24. Orsted mengatakan bahwa disekitar kawat berarus terdapat medan magnet.
25. Besarnya medan magnet ini dipengaruhi oleh besar kuat arus dan jarak suatu titik terhadap kawat berarus.
26. Cara menetukan arah garis-garis gaya magnet atau medan magnetnya dengan kaidah tangan kanan , yaitu ;
1. ibu jari sebagai arah arus listrik.
2. empat jari yang lainnya sebagai arah medan / garis – garis gaya magnet
27. Kawat melingkar berarus , medan magnet terbesar terdapat di tengah-tengah. Cara menentukan juga menggunakan tangan kanan, akan tetapi ibu jari sebagai arah medan magnet, sedangkan empat jari yang lainnya sebagai arah arus listrik.
28. Pada kumparan berarus / solenoida cara menentukan kutub magnet adalah sbb ;
1. empat jari yang lain sebagai arah arus listrik
2. ibu jari sebagai penunjuk kutub U
29. Keuntungan menggunakan elektromagnet :
1. Penyimpanannya tidak memerlukan tempat khusus.
2. Kemagnetannya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan, dengan cara memperbesar arus dan menambah jumlah lilitan.
3. Kutub kutub magnetnya dapat diubah sesuai dengan selera, dengan membalik arah arus listrik.
30. Elektromagnet dapat diperbesar dengan jalan ;
1. memperbesar kuat arus
2. menambah jumlah lilitan
3. menambahkan inti besi ditengahnya.
31. Bagian paling penting dari bel listrik adalah elektromagnet yang dapat menimbulkan magnet dan interuptor yang berfungsi untuk memutus dan menyambung arus secara otomatis.
32. Relay adalah sakelar otomatis untuk memutus dan menyambung arus yang besar dengan menggunakan arus yang kecil .
33. Alat-alat yang menggunakan prinsip kerja elektromagnet adalah ; bel listrik, relay, telepon dan katrol pengangkat besi tua.
34. Gaya Lorentz ditimbulkan oleh adanya kawat berarus yang melintasi suatu medan magnet . Yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz adalah ;
1. besar arus listrik
2. besarnya kuat medan
3. panjang kawat
4. arah arus dan arah medan magnet.
Sehingga dapat dirumuskan dengan ;
FL = B . i . l
FL = Besar gaya Lorentz ( N )
B = Besar Medan Magnet ( Tesla )
i = Kuat arus listrik ( A )
l = panjang kawat ( m )
35. Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan tangan kanan , yaitu ;
1. jari telunjuk sebagai arah arus listrik
2. jari tengah sebagai arah medan magnet
3. Ibu jari sebagai arah gaya Lorentz.
36. Alat – alat yang menggunakan prinsip gaya Lorentz adalah ;
Motor listrik, alat ukur listrik seperti : ampere meter, voltmeter, galvanometer dll.
37. Bagian – bagian motor listrik terdiri dari ;
1. Stator , yaitu bagian yang tidak bergerak. seperti ; magnet dan sikat karbon.
2. Rotor, yaitu bagian yang bergerak, seperti ; kumparan dan komutator.
38. Komutator ( cicin belah ) berperan sebagai pengarah arus listrik agar arah arus tetap.
Sabtu, 06 Februari 2010
I HATE...!
TENTANG AKU
Aku Leiea. Aku hidup penuh kebencian, amarah, dan penuh dengan tangisan. Aku sering mengalami kekerasan. Kekerasaan terjadi karena fitnah dan salah sangka. Akibat kekerasaan itu tubuhku penuh dengan bekas luka. Kadang seluruh badanku penuh bekas luka. Kadang seluruh badanku bengkak, membiru, dan lebam. Itupun yang melakukannya adalah orang tuaku sendiri.
Kadang-kadang aku menanyakannya pada bintang yang ada di malam hari, sawah yang luas sampai ujung pandang, dan pantai yang berombak seperti debar jantungku. Siapakah orang tua kandungku?. Ternyata semua berkata bahwa orangtuaku adalah orang yang telah menghajarku, memukulku, dan menendangku hingga melemparku bagai benda mati. Tapi itu semu takdir yang sulit ku percaya kalau aku lahir dari rahim seorang ibu yang tega menghajarku dan memfitnhku. Tapi apa dayaku. Inilah takdirku. Dan aku harus jalani semuanya.
Jika aku memungkir atau menjawab apa yang dikatakan ibuku, aku ditampar. Jika aku tidur di kasur ruang tengah, aku di tendang. Jika aku tak sengaja memakan makanan di kulkas , aku di cubit hingga berdarah. yah, itulah kehidupanku.
Orang berkata bahwa surga berada di telapak kaki ibu. Orang juga berkata bahwa kasih sayang ibu sepanjang masa, dan kasih sayang anak sepanjang jalan. Tapi bagiku semua itu hanyalah omong kosong belaka bagiku.
Di Sawah tempatku mencurahkan airmata yang hijau dan luas memandang, aku selalu melampiaskan semuanya. Aku teriak sekeras mungkin agar seluruhnya bisa lepas.
Sore itu warna biru langit mulai memudar. Panas terik matahari pun sudah tak sepanas di siang hari. Aku dan Dear pergi ke Warnet untuk online. Aku teringat pada sesuatu yang membuat aku bertanya sesuatu sama Dear.
“Dear, gimana kamu sama Fatih? Sudah pacaran?”
“Belum. Yang bener aja pacaran! Baikan aja barusan. Eh, Alia! Hari Minggu kamu bisa nggak anterin aku ke Sawah jalan kembar?”
“Ngapain?”
“He...he...he.... Fatih ngajak ketemuan disitu. Plis...! Bisakan anterin aku?”
“Kenapa harus ngajak aku? Kan ini acara kamu sama Fatih.”
"AKU BENCI SEMUA!!! AKU BENCI ORANGTUA!!! AKU BENCI KELUARGA!!! SEMUA YANG ADA DI DUNIOA INI SAMA AJA DAN NGGAK ADA BEDANYA!!!" Teriakku.
Setalah puas berteriak, aku aku menangis dan menangis hingga rasa pelampiasanku hilang dan aku bisa melepaskan semuanya. Dan akhirnya aku puas juga...
***
Di Rumah, lain lagi dengan di sekolah. Saat itu aku masih duduk di kelas 5 SD. Aku sering disebut "pencuri" karena setiap ada yang kehilanggan selalu aku yang dituduh.
Aku sekolah dan duduk sendirian dan tak ada yang mau menjadi temanku. Semuanya menjauhiku. Aku benci dengan semua ini. Terkadang saat istirahat aku di kelas mengisi diary, beda saat di rumah. Aku dirumah meluapkan kesedihan dan curahan hatiku di sawah, tapi di sekolah aku curhat pada sebuah buku diary yang berwarna pink dan bergambar thinkerbell. Untung ssaja belum ada satu orangpun yang membacanya, jadi aku bebas berekspresi.
Mungkin orang banyak mengira hanya teman-temanku yang membenciku disekolah. tak hanya itu, guruku saja benci padaku karena aku adalah pencuri. Padahal aku tidak pernah mencuri sam sekali.
Terkadang aku capek dengan semua ini. Aku capek dengan semua tuduhan dan fitnahan. Aku capek dengan semua hinaan dan ejekan.
***
Aku punya empat orang adik namanya Leo, Erais, Chaz, dan Fred. Sekarang aku duduk di bangku SMP kelas 2, Adikku bernama Leo duduk di bangku kelas 1 SMP, Chaz duduk
di bangku TK, sedangkan Fred belum sekolah dan masih berumur 2 tahun.
Orang tuaku lebih sayang pada Leo. Karena Leo lebih pintar, lebih dipercaya,lebih rajin, dan giwt belajar. Apapun yang diinginkan Leo selalu diberikan kepada kedua orangtuaku. Dan tak hanya itu Chaz dan Fred sama dimanjanya seperti Leo.
"Mama dan Papa pilih kasih !" Teriakku pada kedua orang tuaku saat Leo berhasil memenangkan lomba matematika tingkat internasional peringkat 3.
Kedua orang tuaku diam saja melihat perubahanku saat remaja. Aku jadi sering membantah. Aku seperti itu karena aku butuh pengertian dan pengertian.
Eris juga hampir bernasib sama denganku. Tapi dia beruntung karena selalu dibela sama Oma saat orang tuaku memukulnya, tapi aku. Aku hanyalah sampah tempat diolok-olok, difitnah, ditendang, dan dipukul. Tak ada yang mau membelaku.
Papaku seorang dosen di sebush universitas terkenal dan mamaku seorang guru disekolah favorit. Meski banyak orang bilang aku berasal dari keluarga kayaraya tapi aku tidak bisa hidup bahagia. Lebih baik aku jadi anak pemulung yang keluarganya hidup bahagia daripada anak dosen yang hidup sengsara.
Apakah arti orang tua bagiku...
Apakah orang tuaku bisa dijadikan teladan......
***
MASA-MASA ITU
Dulu pada saat aku masih duduk di kelas 6 SD aku terpaksa mencuri, HP NOKIA N70 milik Della, temanku. Aku terpaksa melakukannya karena aku tidak pernah dikasih uang jajan sama kedua orang tuaku. Salahkah aku mencuri bila alasanku seperti itu. Dengan penuh gemetar aku mengambil HP NOKIA N70 dari tas Della. Memang aku benci sama Della karena dia suka pilih-pilih teman, tapi aku tetap dibayangi dosa karena menguri HP NOKIA N70 miliknya. Dan setelah aku mengambil HP NOKIA N70 miliknya, aku langsung lari menuju kamar mandi belakang sekolah. Aku menagis sambil menjatuhkan HP itu. Aku nggak tahu apa yang harus aku lakukan dengan HP itu. Aku langsung melempar HP itu ke belekang sekolah. Lalu kembali ke kelas. Saat aku kembali ke kelas, aku mendengar ke gaduhan di dalam kelas.
TENTANG AKU
Aku Leiea. Aku hidup penuh kebencian, amarah, dan penuh dengan tangisan. Aku sering mengalami kekerasan. Kekerasaan terjadi karena fitnah dan salah sangka. Akibat kekerasaan itu tubuhku penuh dengan bekas luka. Kadang seluruh badanku penuh bekas luka. Kadang seluruh badanku bengkak, membiru, dan lebam. Itupun yang melakukannya adalah orang tuaku sendiri.
Kadang-kadang aku menanyakannya pada bintang yang ada di malam hari, sawah yang luas sampai ujung pandang, dan pantai yang berombak seperti debar jantungku. Siapakah orang tua kandungku?. Ternyata semua berkata bahwa orangtuaku adalah orang yang telah menghajarku, memukulku, dan menendangku hingga melemparku bagai benda mati. Tapi itu semu takdir yang sulit ku percaya kalau aku lahir dari rahim seorang ibu yang tega menghajarku dan memfitnhku. Tapi apa dayaku. Inilah takdirku. Dan aku harus jalani semuanya.
Jika aku memungkir atau menjawab apa yang dikatakan ibuku, aku ditampar. Jika aku tidur di kasur ruang tengah, aku di tendang. Jika aku tak sengaja memakan makanan di kulkas , aku di cubit hingga berdarah. yah, itulah kehidupanku.
Orang berkata bahwa surga berada di telapak kaki ibu. Orang juga berkata bahwa kasih sayang ibu sepanjang masa, dan kasih sayang anak sepanjang jalan. Tapi bagiku semua itu hanyalah omong kosong belaka bagiku.
Di Sawah tempatku mencurahkan airmata yang hijau dan luas memandang, aku selalu melampiaskan semuanya. Aku teriak sekeras mungkin agar seluruhnya bisa lepas.
Sore itu warna biru langit mulai memudar. Panas terik matahari pun sudah tak sepanas di siang hari. Aku dan Dear pergi ke Warnet untuk online. Aku teringat pada sesuatu yang membuat aku bertanya sesuatu sama Dear.
“Dear, gimana kamu sama Fatih? Sudah pacaran?”
“Belum. Yang bener aja pacaran! Baikan aja barusan. Eh, Alia! Hari Minggu kamu bisa nggak anterin aku ke Sawah jalan kembar?”
“Ngapain?”
“He...he...he.... Fatih ngajak ketemuan disitu. Plis...! Bisakan anterin aku?”
“Kenapa harus ngajak aku? Kan ini acara kamu sama Fatih.”
"AKU BENCI SEMUA!!! AKU BENCI ORANGTUA!!! AKU BENCI KELUARGA!!! SEMUA YANG ADA DI DUNIOA INI SAMA AJA DAN NGGAK ADA BEDANYA!!!" Teriakku.
Setalah puas berteriak, aku aku menangis dan menangis hingga rasa pelampiasanku hilang dan aku bisa melepaskan semuanya. Dan akhirnya aku puas juga...
***
Di Rumah, lain lagi dengan di sekolah. Saat itu aku masih duduk di kelas 5 SD. Aku sering disebut "pencuri" karena setiap ada yang kehilanggan selalu aku yang dituduh.
Aku sekolah dan duduk sendirian dan tak ada yang mau menjadi temanku. Semuanya menjauhiku. Aku benci dengan semua ini. Terkadang saat istirahat aku di kelas mengisi diary, beda saat di rumah. Aku dirumah meluapkan kesedihan dan curahan hatiku di sawah, tapi di sekolah aku curhat pada sebuah buku diary yang berwarna pink dan bergambar thinkerbell. Untung ssaja belum ada satu orangpun yang membacanya, jadi aku bebas berekspresi.
Mungkin orang banyak mengira hanya teman-temanku yang membenciku disekolah. tak hanya itu, guruku saja benci padaku karena aku adalah pencuri. Padahal aku tidak pernah mencuri sam sekali.
Terkadang aku capek dengan semua ini. Aku capek dengan semua tuduhan dan fitnahan. Aku capek dengan semua hinaan dan ejekan.
***
Aku punya empat orang adik namanya Leo, Erais, Chaz, dan Fred. Sekarang aku duduk di bangku SMP kelas 2, Adikku bernama Leo duduk di bangku kelas 1 SMP, Chaz duduk
di bangku TK, sedangkan Fred belum sekolah dan masih berumur 2 tahun.
Orang tuaku lebih sayang pada Leo. Karena Leo lebih pintar, lebih dipercaya,lebih rajin, dan giwt belajar. Apapun yang diinginkan Leo selalu diberikan kepada kedua orangtuaku. Dan tak hanya itu Chaz dan Fred sama dimanjanya seperti Leo.
"Mama dan Papa pilih kasih !" Teriakku pada kedua orang tuaku saat Leo berhasil memenangkan lomba matematika tingkat internasional peringkat 3.
Kedua orang tuaku diam saja melihat perubahanku saat remaja. Aku jadi sering membantah. Aku seperti itu karena aku butuh pengertian dan pengertian.
Eris juga hampir bernasib sama denganku. Tapi dia beruntung karena selalu dibela sama Oma saat orang tuaku memukulnya, tapi aku. Aku hanyalah sampah tempat diolok-olok, difitnah, ditendang, dan dipukul. Tak ada yang mau membelaku.
Papaku seorang dosen di sebush universitas terkenal dan mamaku seorang guru disekolah favorit. Meski banyak orang bilang aku berasal dari keluarga kayaraya tapi aku tidak bisa hidup bahagia. Lebih baik aku jadi anak pemulung yang keluarganya hidup bahagia daripada anak dosen yang hidup sengsara.
Apakah arti orang tua bagiku...
Apakah orang tuaku bisa dijadikan teladan......
***
MASA-MASA ITU
Dulu pada saat aku masih duduk di kelas 6 SD aku terpaksa mencuri, HP NOKIA N70 milik Della, temanku. Aku terpaksa melakukannya karena aku tidak pernah dikasih uang jajan sama kedua orang tuaku. Salahkah aku mencuri bila alasanku seperti itu. Dengan penuh gemetar aku mengambil HP NOKIA N70 dari tas Della. Memang aku benci sama Della karena dia suka pilih-pilih teman, tapi aku tetap dibayangi dosa karena menguri HP NOKIA N70 miliknya. Dan setelah aku mengambil HP NOKIA N70 miliknya, aku langsung lari menuju kamar mandi belakang sekolah. Aku menagis sambil menjatuhkan HP itu. Aku nggak tahu apa yang harus aku lakukan dengan HP itu. Aku langsung melempar HP itu ke belekang sekolah. Lalu kembali ke kelas. Saat aku kembali ke kelas, aku mendengar ke gaduhan di dalam kelas.
Kamis, 28 Januari 2010
Endless Love
SINOPSIS
Seorang siswi kelas XI-3 SMA Angkasa yang bernama Carmanita akhir-akhir ini sering melamun. Ternyata, Carmen(panggilan dari Carmanita) sedang jatuh cinta kepada lelaki bertopi biru. Dinda, sahabat Carmen, kenal dengan lelaki yang sedang dicintai sahabatnya. Dia adalah Terry, kelas XI.7. Karena Terry, Carmen sulit untuk focus terhadap sesuatu. Terutama pada saat latihan karate, siswi berkerdung ini selalu terkena hukuman apabila tidak memperhatikan pak Toni. Amara, teman sekelas Carmen, mulai mengetahui bahwa Carmen menyukai Terry. Amara menyarankan agar Carmen tidak mencintai lelaki angkuh itu.
Lelaki yang dicintai Carmen itu benar-benar sombong, angkuh dan jutek. Apabila dia diajak bicara, selalu saja ia menampakkan wajah dan cara bicaranya yang sombong dan angkuh. Walaupun begitu, Carmen tetap mencintai Terry, sampai-sampai dia menuliskan puisi untuk Terry. Keesokan harinya, Carmen mencari-cari puisi itu. Seingatnya, ia menyelipnya di buku matematika. Kalau sampai puisi itu ada di tangan orang lain, bisa berbahaya.
Ternyata, Amara-lah yang telah mengambil puisi milik Carmen. Dinda menyarankan agar tidak memberikan puisi itu kepada Terry karena apabila Carmen mengetahui hal ini dia akan sangat marah. Namun, Amara tetap keras kepala. Ia mengirim puisi itu lewat pos. Akhirnya, apa yang dikatakan Dinda itu terjadi. Carmen sangat marah dan benci pada Amara. Amara menyesal, seandainya dia tidak melakukan hal ini, tidak akan terjadi hal ini. Carmen dipermalukan oleh Terry. Amara meminta maaf kepada Carmen tetapi Carmen akan memaafkan apabila Terry minta maaf kepadanya. Mana mungkin orang yang angkuh seperti dia mau minta maaf, piker Amara. Namun, bagaimanapun caranya Amara harus membuat Terry minta maaf dan hal itu berhasil.
Carmen mulai melupakan Terry dan pindah ekskul ke ekskul Rohis. Namun, sekarang giliran Terry yang mengejar Carmen.
KELEBIHAN, KEKURANGAN, DAN KEBERMANFAATAN
Novel bertema percintaan islami ini memiliki beberapa persamaan dan perbedaan dengan novel percintaan remaja pada umumnya. Persamaannya yaitu, konflik demgan sahabat ataupun dengan kekasih, pengungkapan cinta kepada kekasih, dan pendekatan melalui berpacaran dengan kekasih. Adapun perbedaannya, yaitu pada novel islami berakhir dengan pernikahan, sedangkan pada novel remaja berakhir dengan pacaran.
Pada umumnya, bahasa yang digunakan oleh novel remaja ada dua yaitu bahasa yang baku dan bahasa yang tak baku. Bahasa tak baku pada novel remaja biasanya disebut bahasa ‘gaul’. Kata-kata yang digunakan dalam bahasa ‘gaul’ adalah ‘lo’, ‘gue’, dan sebagainya. Namun, pada novel ini menggunakan bahasa yang baku.
Leyla Imtichanah, lahir di Karanganyar, 1 November 1981. Gadis campuran Solo-Betawi ini mulai menulis sejak kelas enam SD. Cita-citanya dahulu ingin menjadi pengusaha butik. Karena selain ingin menjadi pengusaha, Leyla juga hobi merancang busana dan memakai busana dan memakai busana yang modis. Namun, nasib membawnya menjadi penulis sekaligus editor di Penerbit Lingkar Pena Publishing House.
Novel ini dibuat sejak pengarang masih SMA. Draft kasarnya selesai selama satu hari, tetapi pengarang memindahkannya ke komputer saat ia tidak remaja lagi. Sehingga pengarang mengalami kesulitan untuk menulis novelnya.
Di dalam novel ini, pengarang mencantumkan beberapa puisi dari seorang panyair. Dia adalah Lian Kagura, seorang penyair dan penulis berbakat yang tergabung di Forum Lingkar Bandung.
Harry Potter Dan Pangeran Berdarah Campuran
SINOPSIS
Harry yang di tahun keenamnya di Hogwarts diangkat jadi kapten tim Ouidditch Gryffindor heran sekali, mendadak Quidditch jadi sangat populer. Banyak sekali anak yang mendaftar ingin masuk tim, bahkan sampai ada anak-anak Huffleput dan Ravenclaw yang menyelundupkan. Tetapi seperti kata Hermione.
“Bukan Quidditch yang ngetop, tapi kau! Kau belum pernah semenarik ini, dan jujur saja, kau belum pernah sekeren ini.
“…Seluruh dunia sihir harus mengakui kau benar soal Voldemort telah kembali dan bahwa kau telah menghadapinya dua kali dalam dua tahun terakhir ini dan berhasil selamat dalam dua-duanya. Dan sekarang mereka menyebutmu ‘Sang Terpilih’ – nah, coba tidak bisakah kau melihat kenapa orang terpesona olehmu?”
Pantas saja gadis-gadis sampai nekat mau memberikan ramuan cinta kepada Harry. Namun Harry tidak memusingkan semua ini. Hanya ada satu gadis yang memenuhi pikirannya. Lagi pula dia sangat sibuk. Tahun ini Dumbledore memberinya pelajaran privat.
Mempersiapkannya menghadapi musuh bebuyutannya. Lord Voldemort. Seperti dikatakan Ron. Dumbledore pasti tak akan membuang-buang waktu memberinya pelajaran kalau dia menganggap Harry pecundang – dia pasti berpendapat Harry punya peluang!
Harry mengira cita-citanya untuk menjadi Auror telah kandas, karena nilai Ramuannya tidak mencukupi. Namun dia keliru. Tahun ini Snape tidak lagi mengajar Ramuan, dan Harry menjadi yang paling pintar dalam kelas Ramuan – berkat bantuan Pangeran Berdarah-Campuran.
Kelebihan dari novel ini adalah pemaparan latar yang sungguh luar biasa menurut saya, sangat cocok bagi orang yang mempunyai imajinasi tinggi.
Kelemahan dari novel ini seperti biasa yaitu masih banyak istilah – istilah yang suakar dipahami bagi orang yang tidak mengikuti terbitan novel dari awal.
Harry Potter and The Orde Phoenix
SINOPSIS
Dumbledore menurunkan tangannya dan menatap Harry melalui kacamata bulan-separonya. ‘Sudah waktunya bagiku,’ katanya, ‘untuk memberitahumu apa yang seharusnya kuberitahukan kepadamu lima tahun lalu, Harry. Duduklah. Aku akan mengungkapkan segalanya.’
Tak diragukan lagi tahun kelima Harry Potter bersekolah di Hogwarts merupakan tahun yang sangat penting. Kini ia berusia lima belas tahun, dan sebagai remaja ia mengalami gejolak masa muda yang mengubah beberapa sifat dasarnya. Ia akan menjalani ujian OWL yang menegangkan, yang menentukan akan jadi apa dirinya setelah lulus. Ia sering sekali bertengkar dengan Cho, sehingga bukan tidak mungkin hubungan mereka putus. Dan ketika ia berkelahi dengan Draco Malfoy, peranannya sebagai Seeker tim Quidditch Gryffindor terancam. Semua ini membuat Harry begitu nelangsa, sehingga untuk pertama kalinya ia ingin sekali meninggalkan Hogwarts.
Di tengah semua kegalauan itu, Lord Voldemort dengan kekuatan sihirnya yang luar biasa terus-menerus menghantui Harry. Tanpa henti Pangeran Kegelapan menyiksanya melalui bekas lukanya, dan akhirnya memaksa Harry bertarung mati-matian melawan para Pelahap Maut. Dan puncaknya adalah ia harus menyaksikan kematian seseorang yang amat dicintainya yaitu orang yang ia anggap orang tuanya sendiri
Kelebihan dari novel ini adalah menyuguhkan sesuatu yang fresh seperti, sajian cerita yang pada novel sebelumnya harry selalu mendapat citra yang cukup baik. Akan tetapi, pada novel ini harry dihadang suatu permasalahan sehingga citranya pun di Hogwarts menjadi buruk sehinnga untuk pertama kalinya ia ingin keluar dari Hogwarts. Lalu, seperti biasa Jk,Rowling memaparakan alur yang jelas sehingga menarik dan mudah diikuti.
Kekurangan dari novel ini adalah masih banyak istilah asing yang tidak dimengerti bagi pembaca yang tidak mengikuti novel ini dari awal.
Harry Potter and the Deathly Hallows
SINOPSIS
Kembalinya Voldemort ke tampuk kekuasaannya kembali menyebarkan teror ke seluruh dunia sihir. Tidak ada lagi keamanan, karena satu-satunya orang yang dia takuti, Dumbledore, telah mati. Kementrian Sihir berada dalam kekuasaannya, begitu juga Sekolah Sihir Hogwarts dia kuasai. Kaum penyihir keturunan muggle mendapat ancaman dan harus mati karena satu kesalahan mereka, lahir sebagai keturunan muggle.
Di tengah-tengah upayanya mencari cara mengalahkan Harry Potter, Voldemort tidak menyadari bahwa Horcrux, benda-benda tempat menyimpan jiwa-jiwanya dan membuatnya tidak bisa mati, satu demi satu musnah. Muncul kesadarannya bahwa Harry Potter sedang memburu Horcrux-Horcrux miliknya ketika dia mengetahui bahwa Harry Potter mencuri Cawan Hufflepuf yang disimpan dalam ruang penyimpanan milik Bellatrix Lestrange di Bank Gringgots. Voldemort marah ketika mengetahui bahwa Horcrux-Horcruxnya yang lain hilang dari tempat penyimpanannya. Dia menyadari bahayanya dan selalu melindungi Nagini, ular peliharaannya sekaligus Horcrux ke enam, dengan mantra-mantra sihir. Namun pada akhirnya, Nagini tumbang di tangan Neville Longbottom dengan pedang Gryffindor.
Saat berhadapan-hadapan di medan tempur, Lord Voldemort dan Harry Potter sama-sama tidak lagi punya pelindung. Voldemort sudah tidak lagi memiliki Horcrux dan menjadikannya mortal lagi. Sedangkan Harry juga tidak berada dalam perlindungan ibunya atau Dumbledore lagi yang selalu meloloskannya dari serangan Voldemort. Dengan keyakinan kuat akan menang, Voldemort meluncurkan kutukan Avada Kedavra pada Harry dengan Tongkat Sihir Tetua yang terbuat dari kayu Elder—salah satu benda kematian (Deathly Hallow)—yang memiliki kekuatan sihir berlipat ganda jika dalam genggaman penguasa sejati tongkat tersebut.
KELEBIHAN, KEKURANGAN, DAN KEBERMANFAATAN
Kelebihan dari novel ini adalah cerita novel ini berakhir dengan latar penting yang sudah terungkap. Si penulis, menamatkan kisah Potter tanpa ending terbuka, sehingga baik dirinya ataupun penulis lain tidak akan mencoba memperpanjang kisah Harry Potter.
Untuk kelemahannya saya merasa kesulitan untuk menemukannya dari novel ini, yang tentu saja telah sukses tujuh seri menggebrak dunia berbukuan, sesulit rasa akhir ketika pembaca sampai pada pertempuran pamungkas antara Harry Potter dan Lord Voldemort serta menyelesaikan sebuah kalimat akhir, “Selama sembilas belas tahun bekas lukanya sudah tidak terasa sakit lagi. Dan semuanya berjalan lancar.”. Tapi rasa sulit berpisah dari kisah Harry Potter yang telah menyihir seluruh dunia dengan petualangan-petualangannya, akan terobati ketika pembaca mencermati, mengulang dan mengulang kembali tujuh seri Harry Potter dan menemukan bahwa kisah ini memang layak dibaca hingga titik baca penghabisan.
Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu buatku melambung
Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu
Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu jauhkan godaan
Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak
Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu
Andaikan detik itu kan bergulir kembali
Ku rindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati
Indahnya saat itu buatku melambung
Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu
Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu jauhkan godaan
Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak
Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu
Andaikan detik itu kan bergulir kembali
Ku rindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati
Rabu, 13 Januari 2010
Love That Never Reply It
My planning
Aku Alia. Aku duduk di bangku SMP kelas 8. Aku pnya tiga orang sahabat yaitu Dear dan Amanda. Mereka adalah sahabat terbaikku. Mereka tidak pernah melihat aku dari kekuranganku.
Aku dan sahabatku semuanya jomblo kecuali Amanda. Amanda pacaran sama Arya. Mereka berdua memang bukan pasangan yang serasi. Amanda itu cantik,item manis, pintar dalam bidang olahraga dan mancung sedangkan Arya manis, dan mancung tapi dia suka ngerokok. Dar dulu aku nggak setuju kalau Amanda pacaran sama Arya.
Aku sendiripun belum pacaran. Boro-boro pacaran. Fallin in love aja di sekolah nggak pernah. Dari semua cowok-cowok di sekolahku nggak ada satupun yang buat aku fallin in love. Semua cowok di sekolahanku penampilannya sengak. Nggak ada yang sesuai tipeku. Dari dulu aku paling mendambakan cowok yang baik, kalem, loman, rajin solat, pengertian, nggak gampang posesif, dan nggak kasar sama cewek.
”Huffp!!!!!!!!!!!!! Mungkin sudah harus aku jalani rasanya di bangku SMP tanpa kenangan terindah”kataku dalam hati sambil menghembuskan nafas panjang.
***
Hari ini aku ada sholat Jumat di sekolah. Dan seluruh siswa cowok maupun cewek wajib ikut serta dan mengumpulkan kartu sholat Jumat.Tiba-tiba ada dua orang cowok yang memanggilku.
”Alia...........!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Panggilnya.
Lalu aku ke arah mereka. Saatku menoleh ternyata dua cowok itu Hilman dan Fatih.
”Ada apa?” Tanyaku.
”Aku boleh titip nggak sama kamu?”Tanya balik Hilman padaku.
”Titip apaan?” Aku kembali balik bertanya.
”Aku titip kartu salat jumat ke kamu ya?” Tanya Hilman lagi dengan penuh harapan.
”Alia, aku juga ya?” Fatih ikut memohon padaku.
”OK! Tapi dengan satu syarat! Gimana?”Kataku melihat ke arah mereka berdua.
”Apa syaratnya?” tanya mereka berdua penuh heran.
”Aku boleh minta nomor hpnya Fatih apa nggak?”
”Buat apa?”
”Buat aku kasihin ke Dear.”
Fatih langsung menuliskan nomor hpnya di atas telapak tanganku. Tapi aku teliti dulu. Apa bener ini nomor hpnya Fatih beneran. Ntar kalau bukan nomornya Fatih rencanaku buat nyomblangin Dear dan Fatih gagal.
”Apa ini bener nomor hpmu? Ntar kamu bohong.”
”Iya! Ini nomor hpku. Sumpah! Kalau kamu nggak percaya miscall aja.”
”Ya udah! Aku percaya.”
***
Sepulang sekolah aku pulang bareng sama Dear. Lalu aku ceritakan semuanya. Dan langsung Dear ambil Hp Nokia 7310 supernova yang berwarna hijau rumput miliknya dan mencatat nomor hp yang tertera di telapak tanganku. Dear terlihat senyum-senyum sendiri. Sepertinya Dear kesengsem karena sudah dapat nomor hpnya Fatih.
”Dear, kamu kenapa senyum-senyum sendiri? Hmmm..... aku tau! Pasti udah dapet nomornya Fatih, terus sampe rumah smzan sama dia. Ya kan?”
”Ih...! Kamu itu udah salah, keras lagi. Aku itu seneng akhirnya udah bisa tau nomornya Fatih. Tapi aku nggak akan smz dia. Aku mau dia dulu yang smz aku.”
”Kamu bilang kayak gitu jangan ke aku donk! Langsung bilang aja ke Fatih. Gitu aja kok repot. Oh ya! Gimana ceritanya kamu bisa ketemu Fatih?”
”Dulu pertama kali aku mos. Aku di ajak kenalan sama Darda di angkot, tapi aku nggak mau. Pas Fatih yang ngajak aku kenalan, aku langsung mau. Aku juga nggak tau kenapa pas Fatih yang ngajak aku kenalan aku langsung mau. Semakin lama aku mulai akrab sama Fatih dan setiap hari pulang selalu bareng. Tapi keakraban itu nggak bertahan lama. Yach paling nggak, aku sama Fatih sering pulang bareng cuma sampe kelas 7 semester 1.”
”Lho? Kenapa cuma sampe kelas 7 semester satu?”
”Dia sepertinya cemburu dan marah sama aku gara-gara Ridho nembak aku.”
“Kalau cuma kayak gitu kenapa dia harus marah?”
”Dia marah gara-gara, pas Ridho nembak aku, Ridho megang tanganku, dan kebutulan saat itu Fatih lewat. Mata Fatih langsung merah berkaca-kaca dan sempat ada airmatanya yang menetes.”
”Kenapa nggak kamu lepas tangannya Ridho dari tanganmu?”
”Gimana mau nge-lepasin? Tanganku di pegang erat dan aku udah berusaha ngelepasin tapi nggak bisa.”
”Terus kamu terima cintanya ’anak kriminal’ itu?”
”Anak Kriminal? Siapa itu?”
”Maksudku ’anak kriminal’ itu Ridho. You know?”
”Emang kenapa dia di panggil anak kriminal?”
”Dear, Dear! Kamu itu ketinggalan jaman banget sich! Tu kan udah julukannya si Ridho sejak dulu karena dia itu selalu buat masalah di sekolah. Mulai dari ngerokok, ngedrugs, dan minum miras.”
”Emang dia sampe segitunya?”
”Kalau dia nggak kayak gitu, Nggak mungkin dia dikeluarkan dari sekolah ini.”
”Jadi Ridho dikeluarkan dari sekolah?”
”Yup! Masa’ kamu nggak tau? Bener-bener ketinggalan jaman!”
”ooooo......, pantesan Ridho nggak pernah kelihatan di sekolah.”
”Sekarang aku tahu kenapa Fatih jadi kayak gitu!”
”Kenapa?”
”Jadi antara kamu dan Fatih hanya terjadi salahpaham.”
”yach gitu deh!”
Setelah itu aku dan Dear meninggalkan halaman sekolah dan menuju ke luar gerbang.
***
Malam itu dingin sekali. Angin malam yang dinginnya tak tertahankan menusuk dadaku. Pusingnya kepalaku akibat melihat tugas sekolah yang ada di depan mataku.
Otakku langsung berusaha memainkan logikanya untuk mengerjakan soal matematika. Berbagai rumus matematika ku otak-atik. Sampai kepalaku pusing tujuh keliling.
Malam semakin larut. Aku sudah selesai mengerjakan tugas matematika. Tapi malam itu aku belum juga mengantuk. Padahal sekarang sudah jam sembilan malam. Aku ingat kalau aku belum menata jadwal untuk besok. Saat menata jadwal, aku melihat kartu sholat jumatnya Fatih dan Hilman berwarna kuning. Aku teringat nomornya Fatih.
Langsung aku ambil hp Nokia N96 metalic dengan gantunga hp love milikku. Aku memencet menu, lalu ke olahpesan dan aku menulis sebuah pesa yang isinya Tih, ni aq Alia. Q mo nyampein pesen dari Dear. Dear bilang ma aq, klo dy pgnx km dluan yg smz dy. Langsung aku kirim pesan tersebut ke Fatih.
Sebetulnya Dear nggak berpesan seperti itu sama aku tapi itu My Planning buat kembalikan Dear dan Fatih seperti dulu. Dan aku berusaha untuk berhasil dan harus berhasil dalam mewujudkan planningku. Aku nggak peduli apa akibatnya asalkan aku bisa lihat Dear tersenyum setiap hari.
Nggak lama kemudian hpku bergetar. Ada 1 message received. Langsung aku buka pesan itu. Ternyata pesan dari Fatih. OK! Tp mslhx aq g punya no x Dear. Aku langsung membalas smznya Fatih. Dan aku kirim nomer hpnya Dear.
Semakin larut aku semakin mengantuk. Ku letakkan hpku di atas lemari buku. Aku langsung membaringkan tubuhku di spring bed pink di kamarku yang bersprei bergambar love(hati) yang berwarna pink, hijau,biru. Aku tarik selimut hangatku yang bergambar smile. Dan aku langsung memeluk boneka tedy bear kesayanganku sejak aku masih bayi.
***
Pagi yang cerah. Matahari mulai muncul. Embun pagi terasa segarnya pagi. Awan berwarna biru dengan langit-langit putih. Angin pagi berdesir di dalam tubuh dengan kesejukan.
Melangkahkan kaki ke sekolah pasti terasa ringan saat pagi itu cerah dan menggambarkan suasana hatiku. Meskipun nggak ada kasih untuk hatiku tapi aku tetap mencoba menjalani hati dengan penuh senyuman.
”Alia.....!!!Alia...!!!” Terdengar Dear memanggil namaku di depan rumahku yang pertanda itu jemputan untuk berangkat sekolah.
“Ya, sebentar, Dear!” Jawabku sambil memakai sepatu. Lalu salim dan berpamitan kepada Ayah dan Bundaku. Langsungku menjalan kakiku bersama Dear untuk keluar gang kompleks perumahan Griya Malang untuk menunggu angkutan. Sambil menunggu angkutan aku ingat smznya Fatih semalam.
“De, tadi malam Fatih smz kamu ya?”
”Ya. Pasti kamu yang kasihtau nomerku ke Fatih?”
”He...He...He.... Aku memang sengaja beritahu ke Fatih. Kan nggak papa! Kamu bisa baikan kayak dulu sama Fatih. Terus gimana smz Fatih?”
”Dia cuma tanya ’Gmn kbrx?’, Terus aku sama dia juga sempat smzan yang nggak penting-penting amat sampai-sampai smzan dari jam 9 sampe jam 11 malam.”
“Hmmmm............, apa itu tandanya kamu sudah baikan sama Fatih?.”
”Yach, sepertinya begitu.”
Aku langsung menghentikan pembicaraanku sama Dear seputar Fatih karena ada angkutan lewat. Kami berdua langsung menaiki angkutan tersebut.
Jalan-jalan ditelusuri angkutan tersebut untuk mencari penumpang. Mataku mengamati sekitarnya. Aku ingin membuat Dear sahabatku tersenyum seperti dulu. Dan My Planning harus berjalan lancar dan terwujudkan.
***
Be Mak Comblang
Bel istirahat berdering "Teeettt...teeet....!" Aku langsung ke kantin bareng Amanda. Aku das Amanda memilih membeli bakso Cak Mus yang terkenal lezat dan gurih. Tak disadari Hilman duduk di sebelahnya Amanda.
"Nda, di cari sama Ben. Ben itu suka sama kamu!" Kata Hilman.
Hilman pun pergi. Dan Amanda hanya mengangguk-angguk saja menanggapi hal itu. Lalu aku mencoba untuk menggoda Amanda.
"Ciyeee! Ben nich yeeee.....!"
"Maksud lho?"
"Lha itu barusan Hilman bilang?"
"Tu kan Ben nya aja yang suka sama aku. Tapi aku nggak suka dia."
"Ouw!!! Giman sama mantan kekasihmu Arya?"
"Dia tu sekarang udah baik. Dan nggak kayak dulu."
"Gak kayak dulu gimana?"
"Dulu diakan suka minum miras, merokok, dan nge drugs. Tapi sekarang dia berubah."
"Kalau Ben sama Arya, siapa yang lebih baik?"
"Ya jelas Arya lah! Arya tu gentlemen tapi kalau Ben itu kece, nggak punya nyali, dan terlalu baik sama orang."
"Justru lebih baik Ben lah! Oh ya, by the way Ben tu suka nge drugs, merokok, minum miras apa nggak?"
"Nggak."
"Nah, tu artinya lebih baik ben."
"Lho kok jadi tanya-tanya Ben? Lho suka ben ya?"
"Boro-boro suka, tau anaknya aja yang mana nggak tau."
Lama-kelamaan aku jadi penasaran sama yang namanya ben. Ganteng apa nggak ya?. Baik apa nggak ya?.
***
Sore itu warna biru langit mulai memudar. Panas terik matahari pun sudah tak sepanas di siang hari. Aku dan Dear pergi ke Warnet untuk online. Aku teringat pada sesuatu yang membuat aku bertanya sesuatu sama Dear.
“Dear, gimana kamu sama Fatih? Sudah pacaran?”
“Belum. Yang bener aja pacaran! Baikan aja barusan. Eh, Alia! Hari Minggu kamu bisa nggak anterin aku ke Sawah jalan kembar?”
“Ngapain?”
“He...he...he.... Fatih ngajak ketemuan disitu. Plis...! Bisakan anterin aku?”
“Kenapa harus ngajak aku? Kan ini acara kamu sama Fatih.”
"Aku nggak mau ditanya yang aneh-aneh sama orang tua aku. Mtar kalo mereka curiga gimana?"
"Kan kalian belum pacaran?"
"Ya memang. Tapi kalau ada orang yang liat aku sama Fatih berduaan kayak orang pacaran, terus bilang ke orang tua aku, gimana?"
"OK! Aku mau namenin kamu."
Nggak lama kemudian aku sudah sampai di warnet. Aku langsung menuju bangku nomor 8 dan Dear menuju bangku nomor 9. Aku duduk dsn langsung membuka situs pertemanan friendster. Tanpa disadari aku melihat fatih duduk di bangku nomor 12 tepat di depannya Dear. Aku langsung membuka Yahoo Messenggerku lalu ku kirim chat ke Dear.
Liaimoetz: Dear, liat di bangku numb 12. Tepat di dpnmu.........
Dearyayu : Y, aq tau. Fatihkan?
Liaimoetz: Yup :) Wah... ada yang salting alias salah tingkah. CIYEEEE....!!!!!!!
Nggak lama kemudian ada satu anak chat di Yahoo messenggerku. Ku buka ternyata Fatih.
Prasfatih:Hy,,,!!!
Liaimoetz:Hy juga,,,!!! Jangan salting!!!
Prasfatih:Napa hrs salting?
Liaimoetz:Liat di dpn mu ad cpa?
Prasfatih:Di dpn q ad cewek cntik, mnis, pntr, n gk kyk km....
Liaimoetz:Sialan loe!!!
Setelah itu chatku nggak dibalas. Dan aku chat Dear juga nggak dibalas. Aku langsung mampir ke bangku nomor 9 dan aku mengintip layar komputernya. Ternyata Dear chat sana Fatih. Pantesan dari tadi chatku nggak dibalas.
"Huffp...!!!" Kataku sambil mengambil nafas panjang.
Waktu seraya berjalan cepat. Sudah dua jam aku ngennet sama Dear. Akhirnya aku dan Dear sudah selesai ngenet langsung stop fasilitas internet. Saat aku dan Dear sedang membayar di counter, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundaknya Dear dan membuat Dear kaget. Ternyata orang itu Fatih.
"Hai... Udah selesai ngenet ya?"
"Iya."
"Kamu kesini tadi sama Alia?"
"Iya. Kamu sendirian ya?"
"Ya, begitulah!" Ujar Fatih membayar di counter internet.
Aku yang semula berjalan di sebelah mereka berdua, aku langsung berjalan di depannya. Lalu aku berhenti di depan pagar warnet yang disusul Dear dan Fatih. Mereka terlihat seperti pasangan serasi . Aku iri melihat mereka berdua. Kenapa nasibku harus seperti ini. Tapi nggak apa-apa. Tadinya aku ke warnet duluan mau menyuruh Fatih datang ke warnet biar bisa berduaan sama Dear tapi dia sudah datang duluan, jadi ya kebetulan. Rencana step satuku sudah berhasil buat Dear dan Fatih dekat lagi seperti dulu.
***
"Bruukkk!!!" aku membaringkan tubuhku diatas spring bed. Boring bangat rasanya. Internetan sama Dear, eh... pulangnya nggak digubrisin sama sekali. Malahan dia enak-enakan ngobrol sama Fatih.
Tanganku mengarah pada sebuah headset yang terletak diatas lemari buku kecilku lalu
tanganku langsung menancapkan headset menuju Hp Nokia N96 metalicku. Setelah itu ku letakkan headset itu di kedua telingaku. Tanganku lalu mengotak-atik saluran pemancar yang ada di aplikasi handphoneku. Tanganku berhenti saat memilih saluran pemancar radio KIRANA FM.
Lagu demi lagu, aku nikmati untuk menghilangkan rasa bosan, jenuh, dan semua rasa yang ada. Saat tengah menikmati, aku mendengar ada satu penelpon yang ingin request lagu on radio KIRANA FM.
"Malam" sapa broadcaster radio KIRANA FM.
"Iya, malam." balas sapa penelpon itu.
"Dengan siapa disana?" tanya broadcaster itu dengan nada sumringah dan ramah.
"Aku Riri. Aku mau request lagunya Pasto yang judulnya Aku Pasti Kembali." Jawab penelpon itu dengan nada yang halus.
"Oh, lagunya pasto, iya ada. Salamnya buat siapa Riri?" Tanya broadcaster itu dengan nada yang sumringah dan ramah.
"Buat Fatih sayangku aja!"
Yang terdengar ditelingaku seolah tersimpan dalam otakku, meski tidak terlalu aku pikirkan.
Aku Alia. Aku duduk di bangku SMP kelas 8. Aku pnya tiga orang sahabat yaitu Dear dan Amanda. Mereka adalah sahabat terbaikku. Mereka tidak pernah melihat aku dari kekuranganku.
Aku dan sahabatku semuanya jomblo kecuali Amanda. Amanda pacaran sama Arya. Mereka berdua memang bukan pasangan yang serasi. Amanda itu cantik,item manis, pintar dalam bidang olahraga dan mancung sedangkan Arya manis, dan mancung tapi dia suka ngerokok. Dar dulu aku nggak setuju kalau Amanda pacaran sama Arya.
Aku sendiripun belum pacaran. Boro-boro pacaran. Fallin in love aja di sekolah nggak pernah. Dari semua cowok-cowok di sekolahku nggak ada satupun yang buat aku fallin in love. Semua cowok di sekolahanku penampilannya sengak. Nggak ada yang sesuai tipeku. Dari dulu aku paling mendambakan cowok yang baik, kalem, loman, rajin solat, pengertian, nggak gampang posesif, dan nggak kasar sama cewek.
”Huffp!!!!!!!!!!!!! Mungkin sudah harus aku jalani rasanya di bangku SMP tanpa kenangan terindah”kataku dalam hati sambil menghembuskan nafas panjang.
***
Hari ini aku ada sholat Jumat di sekolah. Dan seluruh siswa cowok maupun cewek wajib ikut serta dan mengumpulkan kartu sholat Jumat.Tiba-tiba ada dua orang cowok yang memanggilku.
”Alia...........!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Panggilnya.
Lalu aku ke arah mereka. Saatku menoleh ternyata dua cowok itu Hilman dan Fatih.
”Ada apa?” Tanyaku.
”Aku boleh titip nggak sama kamu?”Tanya balik Hilman padaku.
”Titip apaan?” Aku kembali balik bertanya.
”Aku titip kartu salat jumat ke kamu ya?” Tanya Hilman lagi dengan penuh harapan.
”Alia, aku juga ya?” Fatih ikut memohon padaku.
”OK! Tapi dengan satu syarat! Gimana?”Kataku melihat ke arah mereka berdua.
”Apa syaratnya?” tanya mereka berdua penuh heran.
”Aku boleh minta nomor hpnya Fatih apa nggak?”
”Buat apa?”
”Buat aku kasihin ke Dear.”
Fatih langsung menuliskan nomor hpnya di atas telapak tanganku. Tapi aku teliti dulu. Apa bener ini nomor hpnya Fatih beneran. Ntar kalau bukan nomornya Fatih rencanaku buat nyomblangin Dear dan Fatih gagal.
”Apa ini bener nomor hpmu? Ntar kamu bohong.”
”Iya! Ini nomor hpku. Sumpah! Kalau kamu nggak percaya miscall aja.”
”Ya udah! Aku percaya.”
***
Sepulang sekolah aku pulang bareng sama Dear. Lalu aku ceritakan semuanya. Dan langsung Dear ambil Hp Nokia 7310 supernova yang berwarna hijau rumput miliknya dan mencatat nomor hp yang tertera di telapak tanganku. Dear terlihat senyum-senyum sendiri. Sepertinya Dear kesengsem karena sudah dapat nomor hpnya Fatih.
”Dear, kamu kenapa senyum-senyum sendiri? Hmmm..... aku tau! Pasti udah dapet nomornya Fatih, terus sampe rumah smzan sama dia. Ya kan?”
”Ih...! Kamu itu udah salah, keras lagi. Aku itu seneng akhirnya udah bisa tau nomornya Fatih. Tapi aku nggak akan smz dia. Aku mau dia dulu yang smz aku.”
”Kamu bilang kayak gitu jangan ke aku donk! Langsung bilang aja ke Fatih. Gitu aja kok repot. Oh ya! Gimana ceritanya kamu bisa ketemu Fatih?”
”Dulu pertama kali aku mos. Aku di ajak kenalan sama Darda di angkot, tapi aku nggak mau. Pas Fatih yang ngajak aku kenalan, aku langsung mau. Aku juga nggak tau kenapa pas Fatih yang ngajak aku kenalan aku langsung mau. Semakin lama aku mulai akrab sama Fatih dan setiap hari pulang selalu bareng. Tapi keakraban itu nggak bertahan lama. Yach paling nggak, aku sama Fatih sering pulang bareng cuma sampe kelas 7 semester 1.”
”Lho? Kenapa cuma sampe kelas 7 semester satu?”
”Dia sepertinya cemburu dan marah sama aku gara-gara Ridho nembak aku.”
“Kalau cuma kayak gitu kenapa dia harus marah?”
”Dia marah gara-gara, pas Ridho nembak aku, Ridho megang tanganku, dan kebutulan saat itu Fatih lewat. Mata Fatih langsung merah berkaca-kaca dan sempat ada airmatanya yang menetes.”
”Kenapa nggak kamu lepas tangannya Ridho dari tanganmu?”
”Gimana mau nge-lepasin? Tanganku di pegang erat dan aku udah berusaha ngelepasin tapi nggak bisa.”
”Terus kamu terima cintanya ’anak kriminal’ itu?”
”Anak Kriminal? Siapa itu?”
”Maksudku ’anak kriminal’ itu Ridho. You know?”
”Emang kenapa dia di panggil anak kriminal?”
”Dear, Dear! Kamu itu ketinggalan jaman banget sich! Tu kan udah julukannya si Ridho sejak dulu karena dia itu selalu buat masalah di sekolah. Mulai dari ngerokok, ngedrugs, dan minum miras.”
”Emang dia sampe segitunya?”
”Kalau dia nggak kayak gitu, Nggak mungkin dia dikeluarkan dari sekolah ini.”
”Jadi Ridho dikeluarkan dari sekolah?”
”Yup! Masa’ kamu nggak tau? Bener-bener ketinggalan jaman!”
”ooooo......, pantesan Ridho nggak pernah kelihatan di sekolah.”
”Sekarang aku tahu kenapa Fatih jadi kayak gitu!”
”Kenapa?”
”Jadi antara kamu dan Fatih hanya terjadi salahpaham.”
”yach gitu deh!”
Setelah itu aku dan Dear meninggalkan halaman sekolah dan menuju ke luar gerbang.
***
Malam itu dingin sekali. Angin malam yang dinginnya tak tertahankan menusuk dadaku. Pusingnya kepalaku akibat melihat tugas sekolah yang ada di depan mataku.
Otakku langsung berusaha memainkan logikanya untuk mengerjakan soal matematika. Berbagai rumus matematika ku otak-atik. Sampai kepalaku pusing tujuh keliling.
Malam semakin larut. Aku sudah selesai mengerjakan tugas matematika. Tapi malam itu aku belum juga mengantuk. Padahal sekarang sudah jam sembilan malam. Aku ingat kalau aku belum menata jadwal untuk besok. Saat menata jadwal, aku melihat kartu sholat jumatnya Fatih dan Hilman berwarna kuning. Aku teringat nomornya Fatih.
Langsung aku ambil hp Nokia N96 metalic dengan gantunga hp love milikku. Aku memencet menu, lalu ke olahpesan dan aku menulis sebuah pesa yang isinya Tih, ni aq Alia. Q mo nyampein pesen dari Dear. Dear bilang ma aq, klo dy pgnx km dluan yg smz dy. Langsung aku kirim pesan tersebut ke Fatih.
Sebetulnya Dear nggak berpesan seperti itu sama aku tapi itu My Planning buat kembalikan Dear dan Fatih seperti dulu. Dan aku berusaha untuk berhasil dan harus berhasil dalam mewujudkan planningku. Aku nggak peduli apa akibatnya asalkan aku bisa lihat Dear tersenyum setiap hari.
Nggak lama kemudian hpku bergetar. Ada 1 message received. Langsung aku buka pesan itu. Ternyata pesan dari Fatih. OK! Tp mslhx aq g punya no x Dear. Aku langsung membalas smznya Fatih. Dan aku kirim nomer hpnya Dear.
Semakin larut aku semakin mengantuk. Ku letakkan hpku di atas lemari buku. Aku langsung membaringkan tubuhku di spring bed pink di kamarku yang bersprei bergambar love(hati) yang berwarna pink, hijau,biru. Aku tarik selimut hangatku yang bergambar smile. Dan aku langsung memeluk boneka tedy bear kesayanganku sejak aku masih bayi.
***
Pagi yang cerah. Matahari mulai muncul. Embun pagi terasa segarnya pagi. Awan berwarna biru dengan langit-langit putih. Angin pagi berdesir di dalam tubuh dengan kesejukan.
Melangkahkan kaki ke sekolah pasti terasa ringan saat pagi itu cerah dan menggambarkan suasana hatiku. Meskipun nggak ada kasih untuk hatiku tapi aku tetap mencoba menjalani hati dengan penuh senyuman.
”Alia.....!!!Alia...!!!” Terdengar Dear memanggil namaku di depan rumahku yang pertanda itu jemputan untuk berangkat sekolah.
“Ya, sebentar, Dear!” Jawabku sambil memakai sepatu. Lalu salim dan berpamitan kepada Ayah dan Bundaku. Langsungku menjalan kakiku bersama Dear untuk keluar gang kompleks perumahan Griya Malang untuk menunggu angkutan. Sambil menunggu angkutan aku ingat smznya Fatih semalam.
“De, tadi malam Fatih smz kamu ya?”
”Ya. Pasti kamu yang kasihtau nomerku ke Fatih?”
”He...He...He.... Aku memang sengaja beritahu ke Fatih. Kan nggak papa! Kamu bisa baikan kayak dulu sama Fatih. Terus gimana smz Fatih?”
”Dia cuma tanya ’Gmn kbrx?’, Terus aku sama dia juga sempat smzan yang nggak penting-penting amat sampai-sampai smzan dari jam 9 sampe jam 11 malam.”
“Hmmmm............, apa itu tandanya kamu sudah baikan sama Fatih?.”
”Yach, sepertinya begitu.”
Aku langsung menghentikan pembicaraanku sama Dear seputar Fatih karena ada angkutan lewat. Kami berdua langsung menaiki angkutan tersebut.
Jalan-jalan ditelusuri angkutan tersebut untuk mencari penumpang. Mataku mengamati sekitarnya. Aku ingin membuat Dear sahabatku tersenyum seperti dulu. Dan My Planning harus berjalan lancar dan terwujudkan.
***
Be Mak Comblang
Bel istirahat berdering "Teeettt...teeet....!" Aku langsung ke kantin bareng Amanda. Aku das Amanda memilih membeli bakso Cak Mus yang terkenal lezat dan gurih. Tak disadari Hilman duduk di sebelahnya Amanda.
"Nda, di cari sama Ben. Ben itu suka sama kamu!" Kata Hilman.
Hilman pun pergi. Dan Amanda hanya mengangguk-angguk saja menanggapi hal itu. Lalu aku mencoba untuk menggoda Amanda.
"Ciyeee! Ben nich yeeee.....!"
"Maksud lho?"
"Lha itu barusan Hilman bilang?"
"Tu kan Ben nya aja yang suka sama aku. Tapi aku nggak suka dia."
"Ouw!!! Giman sama mantan kekasihmu Arya?"
"Dia tu sekarang udah baik. Dan nggak kayak dulu."
"Gak kayak dulu gimana?"
"Dulu diakan suka minum miras, merokok, dan nge drugs. Tapi sekarang dia berubah."
"Kalau Ben sama Arya, siapa yang lebih baik?"
"Ya jelas Arya lah! Arya tu gentlemen tapi kalau Ben itu kece, nggak punya nyali, dan terlalu baik sama orang."
"Justru lebih baik Ben lah! Oh ya, by the way Ben tu suka nge drugs, merokok, minum miras apa nggak?"
"Nggak."
"Nah, tu artinya lebih baik ben."
"Lho kok jadi tanya-tanya Ben? Lho suka ben ya?"
"Boro-boro suka, tau anaknya aja yang mana nggak tau."
Lama-kelamaan aku jadi penasaran sama yang namanya ben. Ganteng apa nggak ya?. Baik apa nggak ya?.
***
Sore itu warna biru langit mulai memudar. Panas terik matahari pun sudah tak sepanas di siang hari. Aku dan Dear pergi ke Warnet untuk online. Aku teringat pada sesuatu yang membuat aku bertanya sesuatu sama Dear.
“Dear, gimana kamu sama Fatih? Sudah pacaran?”
“Belum. Yang bener aja pacaran! Baikan aja barusan. Eh, Alia! Hari Minggu kamu bisa nggak anterin aku ke Sawah jalan kembar?”
“Ngapain?”
“He...he...he.... Fatih ngajak ketemuan disitu. Plis...! Bisakan anterin aku?”
“Kenapa harus ngajak aku? Kan ini acara kamu sama Fatih.”
"Aku nggak mau ditanya yang aneh-aneh sama orang tua aku. Mtar kalo mereka curiga gimana?"
"Kan kalian belum pacaran?"
"Ya memang. Tapi kalau ada orang yang liat aku sama Fatih berduaan kayak orang pacaran, terus bilang ke orang tua aku, gimana?"
"OK! Aku mau namenin kamu."
Nggak lama kemudian aku sudah sampai di warnet. Aku langsung menuju bangku nomor 8 dan Dear menuju bangku nomor 9. Aku duduk dsn langsung membuka situs pertemanan friendster. Tanpa disadari aku melihat fatih duduk di bangku nomor 12 tepat di depannya Dear. Aku langsung membuka Yahoo Messenggerku lalu ku kirim chat ke Dear.
Liaimoetz: Dear, liat di bangku numb 12. Tepat di dpnmu.........
Dearyayu : Y, aq tau. Fatihkan?
Liaimoetz: Yup :) Wah... ada yang salting alias salah tingkah. CIYEEEE....!!!!!!!
Nggak lama kemudian ada satu anak chat di Yahoo messenggerku. Ku buka ternyata Fatih.
Prasfatih:Hy,,,!!!
Liaimoetz:Hy juga,,,!!! Jangan salting!!!
Prasfatih:Napa hrs salting?
Liaimoetz:Liat di dpn mu ad cpa?
Prasfatih:Di dpn q ad cewek cntik, mnis, pntr, n gk kyk km....
Liaimoetz:Sialan loe!!!
Setelah itu chatku nggak dibalas. Dan aku chat Dear juga nggak dibalas. Aku langsung mampir ke bangku nomor 9 dan aku mengintip layar komputernya. Ternyata Dear chat sana Fatih. Pantesan dari tadi chatku nggak dibalas.
"Huffp...!!!" Kataku sambil mengambil nafas panjang.
Waktu seraya berjalan cepat. Sudah dua jam aku ngennet sama Dear. Akhirnya aku dan Dear sudah selesai ngenet langsung stop fasilitas internet. Saat aku dan Dear sedang membayar di counter, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundaknya Dear dan membuat Dear kaget. Ternyata orang itu Fatih.
"Hai... Udah selesai ngenet ya?"
"Iya."
"Kamu kesini tadi sama Alia?"
"Iya. Kamu sendirian ya?"
"Ya, begitulah!" Ujar Fatih membayar di counter internet.
Aku yang semula berjalan di sebelah mereka berdua, aku langsung berjalan di depannya. Lalu aku berhenti di depan pagar warnet yang disusul Dear dan Fatih. Mereka terlihat seperti pasangan serasi . Aku iri melihat mereka berdua. Kenapa nasibku harus seperti ini. Tapi nggak apa-apa. Tadinya aku ke warnet duluan mau menyuruh Fatih datang ke warnet biar bisa berduaan sama Dear tapi dia sudah datang duluan, jadi ya kebetulan. Rencana step satuku sudah berhasil buat Dear dan Fatih dekat lagi seperti dulu.
***
"Bruukkk!!!" aku membaringkan tubuhku diatas spring bed. Boring bangat rasanya. Internetan sama Dear, eh... pulangnya nggak digubrisin sama sekali. Malahan dia enak-enakan ngobrol sama Fatih.
Tanganku mengarah pada sebuah headset yang terletak diatas lemari buku kecilku lalu
tanganku langsung menancapkan headset menuju Hp Nokia N96 metalicku. Setelah itu ku letakkan headset itu di kedua telingaku. Tanganku lalu mengotak-atik saluran pemancar yang ada di aplikasi handphoneku. Tanganku berhenti saat memilih saluran pemancar radio KIRANA FM.
Lagu demi lagu, aku nikmati untuk menghilangkan rasa bosan, jenuh, dan semua rasa yang ada. Saat tengah menikmati, aku mendengar ada satu penelpon yang ingin request lagu on radio KIRANA FM.
"Malam" sapa broadcaster radio KIRANA FM.
"Iya, malam." balas sapa penelpon itu.
"Dengan siapa disana?" tanya broadcaster itu dengan nada sumringah dan ramah.
"Aku Riri. Aku mau request lagunya Pasto yang judulnya Aku Pasti Kembali." Jawab penelpon itu dengan nada yang halus.
"Oh, lagunya pasto, iya ada. Salamnya buat siapa Riri?" Tanya broadcaster itu dengan nada yang sumringah dan ramah.
"Buat Fatih sayangku aja!"
Yang terdengar ditelingaku seolah tersimpan dalam otakku, meski tidak terlalu aku pikirkan.
Langganan:
Komentar (Atom)












